4 Fenomena Aneh Saat Bermimpi

Dalam kesempatan kali ini lastbacklink.blogspot.com akan menyajikan artikel tentang 4 Fenomena Aneh Saat Bermimpi. Semoga dengan posting 4 Fenomena Aneh Saat Bermimpi akan menambah wacana untuk anda pembaca setia lastbacklink.blogspot.com


ATN - Bermimpi sering meninggalkan pengalaman yang aneh bagi kita. Misalnya, Anda terbangun dan tersadar bahwa Anda baru saja bermimpi sesuatu. Karena masih mengantuk, Anda kembali tidur, dan, eh... mimpinya nyambung lagi. Mengapa bisa begitu, ya?

Keajaiban mimpi membuat banyak pakar mempelajarinya secara khusus. Ternyata, fenomena yang dihasilkan oleh mimpi memiliki jawaban ilmiahnya. Mimpi bisa membantu kita belajar, demikian menurut para peneliti dari Harvard Medical School. Ketika Anda akan menghadapi ujian, atau hari pertama masuk kerja di kantor yang baru, biasanya Anda mempersiapkan diri dengan tidur lebih awal. Sebab ketika kita bermimpi, otak membantu kita belajar dan memecahkan masalah. Mimpi menjadi cara otak memproses, menyatukan, dan memahami informasi baru.

Untuk memperbaiki kualitas tidur, dan kemampuan otak untuk belajar, hindari suasana yang berisik di kamar tidur. Televisi, misalnya, bisa berpengaruh buruk pada durasi dan kualitas mimpi. Nah, ingin tahu fenomena aneh lain yang sering kita alami saat bermimpi?

1. Orgasme saat bermimpi
Ternyata, bukan hanya pria yang bisa mengalami orgasme dalam mimpinya. Perempuan pun bisa, demikian menurut Barbara Bartlik, MD, psikiater dan terapis seks di New York. Orgasme semacam ini seringkali mengiringi mimpi erotik, tapi bisa juga terjadi dalam mimpi yang tidak erotik," katanya.
Ketika perempuan bermimpi, lanjutnya, bukan hal yang aneh jika kemaluannya menjadi basah. Hal ini terjadi selama fase REM (Rapid Eye Movement) dalam tidur, yang terjadi beberapa kali pada malam hari, biasanya di awal permulaan tidur, di pertengahan tidur, dan di saat hendak bangun. Hal yang sama terjadi pada kaum pria. "Pria mengalami ereksi selama fase REM, tidak peduli apakah ia sedang bermimpi erotis atau tidak," tuturnya.

2. Mimpi berlanjut setelah sempat terbangun
Ketika Anda bermimpi buruk, Anda pasti merasa sangat lega ketika akhirnya terbangun. Tetapi tidak demikian jika Anda baru saja bermimpi bahwa Anda ternyata sekantor dengan Ryan Gosling, dan sering bertemu dengannya di kantin kantor. Ketika terbangun, Anda pasti berharap bisa tidur lagi dan mengembalikan mimpi indah itu.
Nah, tunggu apa lagi? Anda bisa kok, kembali ke fase mimpi tersebut. Ketika ingatan tersadar, jangan buru-buru bangun. Tetaplah berbaringlah dengan tenang selama beberapa saat, dan Anda pun akan berada dalam fase setengah bermimpi selama beberapa menit. "Cara terbaik untuk mengingat mimpi kita adalah dengan tetap berbaring ketika Anda bangun," Lauri Quinn Loewenberg, pakar mimpi dan penulis sejumlah buku Cracking the Dream Code. Tetaplah dalam posisi ketika Anda bangun, karena dalam posisi itulah Anda semua bermimpi."

Namun jika Anda menggerakkan salah satu anggota tubuh, Anda akan memutuskan hubungan dari mimpi yang baru Anda miliki beberapa detik sebelumnya.

3. Mimpi berulang-ulang

Paling sebal jika Anda mengalami mimpi buruk berulang-ulang. Bila hal ini terjadi, tak usahlah memikirkan mengenai kisah dalam mimpi itu. Temukan saja pesan-pesan mendasar dalam mimpi yang berulang tersebut, agar Anda bisa melupakannya. Sebagai contoh, Anda berkali-kali mimpi gigi Anda tanggal atau patah. Lowenberg menyarankan agar Anda berpikir, simbol apa sebenarnya yang diwakili oleh gigi dan mulut Anda.

Gigi, begitu juga bagian apapun dari mulut, adalah simbol dari kata-kata Anda," tutur Lowenberg. "Memperhatikan mimpi mengenai gigi akan membantu Anda memonitor dan memperbaiki cara Anda berkomunikasi."

4. Tidak tidur kok mimpi?
Anda bisa saja bermimpi saat duduk di meja kantor, di mobil, bahkan saat sedang menghadiri seminar. Mimpi yang terjaga (bukan daydreaming atau melamun) adalah sesuatu yang nyata dan mudah dilakukan, kata Kelly Bulkeley, PhD, peneliti mimpi dari Graduate Theological Union in Berkley, California. Anda hanya perlu melibatkan imajinasi Anda.

Langkah pertama adalah berpikir tentang sebuah mimpi yang baru Anda alami. "Temukan tempat yang tenang dan kontemplatif, dan bawa mimpi yang Anda ingat tersebut kembali ke dalam kesadaran dan biarkan terungkap," tuturnya.
Bulkeley menambahkan, mimpi terjaga bisa digunakan sebagai sarana relaksasi, tetapi juga dapat membantu pikiran memproses mimpi teka-teki. "Hal itu menciptakan interaksi yang lebih cair antara bagian pikiran yang tidak sadar dan bagian pikiran yang terjaga."

Dapatkan berita terupdate dan unik setiap saat hanya di lastbacklink.blogspot.com
Homepage|http://lastbacklink.blogspot.com

Fenomena Alam yang Menakjubkan

Beberapa fenomena alam berikut ini menimbulkan bencana bagi umat manusia, namun terlihat indah dan menakjubkan. Terkecuali tentunya tiang cahaya dan migrasi kupu-kupu monarch yang memberi visual nan indah untuk disaksikan. Langsung saja kita lihat bersama, ya

1. Migrasi kupu-kupu Monarch
Migrasi massal kupu-kupu  Monarch (Danaus  plexippus) terjadi saat musim dingin meliputi sebagian besar Amerika Utara menuju daerah selatan. Warna kupu-kupu oranye dan hitam terlihat indah ketika memenuhi langit biru.

2. Tiang Cahaya
Tiang cahaya terjadi saat cuaca  sangat dingin ketika kristal es tergantung di atmosfer, maka fenomena alam ini terlihat di langit malam. Semakin tinggi kristal es, semakin tinggi pula tiang cahaya itu terlihat.

3. Maelstorm
Maelstorm adalah pusaran air yang sangat kuat di tengah laut. Pusaran air yang  terjadi di Skotlandia dan dapat terdengar hingga bermil-mil jauhnya, walaupun nyatanya maelstorm bisa saja terjadi di mana pun.

4. Badai pasir
Badai pasir terjadi ketika angin kencang  mengangkat  partikel tanah dan pasir ke atmosfer sehingga membentuk badai. Setiap empat puluh juta tahun ton debu  dibawa dari Sahara ke  cekungan Amazon.

5. Pusaran api
Yang satu ini mengerikan, namun tetap terlihat indah. Yaitu pusaran api yang terjadi saat tornado. Pusaran api terjadi ketika panas dari api mendorong udara di atasnya sedemikian rupa untuk membentuk pusaran dengan udara dingin di luar. Jika pusaran ini memperoleh pusaran vertikal  maka api akan terhisap ke atas membentuk pusaran api.

Pusaran api yang terjadi di Tokyo tahun 1923 membakar semua bangunan di sana yang kebanyakan terbuat dari kayu, sehingga memakan korban 38.000 orang hangus terbakar.

sumber